Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2014

Golkar pecah

Begitulah politik, yang ada hanya kepentingan, kepentingan partai, kepentingan kelompok, kepentingan individu.  Jangan terlalu percaya jika para politikus mementingkan rakyat dan mengutamakan kepentingan negara. Jika Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang merasa penyelamat partai mengadakan munas lebih dulu, di Golkar yang merasa sebagai kelompok penyelamat partai mengadakan munas setelah Munas di Bali yang mengusung Abu Rizal Bakri sebagai ketua umum. Semua bermula dari perbedaan kepentingan. Tentu kepentingan kelompok untuk ke depannya. Bahkan kepentingan ini bisa mengerucut ke kepentingan pribadi. Setiap personil yang bermain di dunia politik punya cita-cita yang berhubugan dengan dirinya di masa datang. Cita-cita politiknya dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya; keyakinan agama, pandangan politik, kecenderungan bentuk kenegaraan, bisnis yang dilakoni, kemungkinan kesempatan yang bisa dimasuki, kedekatan pada tokoh yang bisa membuat dirinya eksis, kondisi masyarakat...