Postingan

Menampilkan postingan dengan label keseharian

AIR PUTIH

Gambar
Lebih tepatnya air bening. Entah mengapa kebanyakan orang menyebut air yang berwarna bening menjadi air putih. Warna air putih lebih cocok jika untuk menyebut air yang warnanya putih seperti air susu. Dan, orang akan maksud jika yang disebut sebagai air putih adalah air bening, warna asli air. Mungkin ketika salah kaprah menyebut air putih sama dengan air bening, karena ada anggapan kalau air putih itu air yang masih murni, putih tidak keruh dan tidak ada campuran lain selain unsur air. Sekitar tahun 70an sampai 80an, ketika saya ke hutan atau ke kebun sekitar desa, saya tebiasa minum air yang ada, di sungai, di rembesan mata air, di dinding tebing, atau bikin cekungan di tepi sungai supaya air sedikit tersaring. Tak timbul apa-apa setelah minum air mentah itu. Tak ada khawatir, tak ada takut akan muncul penyakit. Air terasa murah, bukan barang langka yang perlu dijaga dan dilestarikan. Air yang melimpah menjadi tidak berharga karena semua bisa mendapatkannya dengan mudah dan gratis....

ANCAMAN

Gambar
Tak ada orang di dunia ini yang suka jika diancam, diteror, ditakut-takuti. Semua ingin merasa nyaman dengan rasa nyaman itu tak ada yang mengusik kapanpun dan di manapun. Semua ingin menciptakan dan merawatnya setiap saat rasa nyaman yang telah didapatnya. Dan, kenyamanan itu bisa saja ada orang lain yang merasa kurang nyaman jika ada orang nyaman di suatu tempat. Ada yang merasa senang jika menguasainya dan rasa nyaman itu berpindah pada dirinya. Ia akan senang jika berhasil menguasai kenyamanan orang lain. Berawal dari ingin menguasai dan mengambil kenyamanan orang lain, muncullah pertentangan antar pihak yang ingin menguasai dan mempertahankan. Pamer kekuatan pun muncul. Segala cara untuk menang dilakukan oleh masing-masing pihak. Semua merasa paling berhak untuk menggapai keinginannya. Kenyamanan menjadi terusik dan penikmat kenyamanan merasa terancam. Kenyamanan yang seharusnya menjadi tempat menikmati hidup berubah menjadi “peperangan” merebut nyaman, saling mengancam, salin...

DIJUAL TANAH

Gambar
Setahu saya, sampai saat ini tidak ada manusia yang bisa menciptakan tanah tempat kita berpijak, mendirikan rumah dan beranak pinak. Tanah terbentuk secara geologis selama jutaan tahun. Tidak ada manusia yang bisa merekayasa menciptakan tanah baru, yang ada hanya memodifikasi tanah yang sudah ada menjadi lebih subur atau lebih tepat untuk kepentingan kegiatan manusia. Pada jaman kerajaan kuno, tanah dianggap sebagai anugerah dari Tuhan yang harus dihormati dan dikelola bersama untuk kemakmuran bersama. Hukum adat menjadi dasar pengaturan pemanfaatan tanah dengan prinsip kearifan lokal yang berlaku di situ. Kemudian lambat laun bergeser menjadi kepemilikan individu. Dari kepemilikan yang tadinya kolektif berubah menjadi kepemilikan individu, melahirkan konflik sosial. Semua merasa punya hak untuk memiliki sesuai dengan keinginan, lokasi dan posisinya. Maka, timbullah syarat-syarat kepemilikan tanah yang diakui secara bersama dan dianggap sah dan harus diakui oleh penguasa yang berkuas...

KEYAKINAN ITU MENAKUTKAN, MEMBANGUN DAN MERUSAK.

Gambar
Merasa yakin tentang sebuah kebenaran, akan menutup kebenaran dari sumber lain. Semakin tebal rasa keyakinan itu, semakin menutup keyakinan lain yang ada di sekitar atau di dunia lain, yang tidak seperti keyakinannya akan dianggap salah. Dalam sebuah kelompok yang berkeyakinan sama, mereka akan saling bahu membahu melestarikannya, membangun secara fisik dan mental agar kelompoknya semakin kuat dan besar. Melupakan perbedaan kecil jika masih dalam satu lorong besar keyakinannya. Menjadi permasalah jika keyakinannya berbeda dan menganggap yang ‘salah’ adalah bukan teman dan dikelompokkan seperti musuh, bahkan dianggap pahlawan jika ada yang bisa mengalahkan atau menyingkirkan orang-orang yang tidak se-keyakinan. Mempertahankan keyakinan bahwa ia dan kelompoknya lebih baik dari yang lain kadang dibuktikan dengan kekuatan fisik, kekerasaan, pemaksaan kehendak kelompok lain untuk mengakuinya. Keyakinan merasa lebih baik dari kelompok lain bisa berupa; agama, ras, golongan, partai politi...

KOTAK KOSONG

Gambar
kotak kosong Menyodorkan satu pasangan calon, seperti memberi pilihan “paksaan”. Jika kau tak memilih calon tunggal, akan banyak biaya dan waktu yang terbuang bila kotak kosong yang menang. Demokratis kah? Tergantung dari perspektif mana menjawab pertanyaan itu. Kotak kosong juga pilihan. Memilih kotak kosong tidak menyalahi aturan, suaranya sah. Mengkampanyekan kotak kosong juga tidak menyalahi aturan yang ada. Hanya saja yang mengkampanyekan kotak kosong harus siap dengan hukuman sosial terutama dari pendukung pasangan calon yang ada (bukan kotak kosong). Dan hukuman sosial semacam itu rasanya akan lebih berat dan tebal dibanding saat pilkada ada lawannya. Meski pada dunia politik, saling menghujat menjadi hal lumrah dan tak bisa dihindari. Saling curiga, sengaja curiga, mengarahkan orang lain untuk tidak berpandangan yang baik pada lawannya terus ditebarkan sampai batas waktu ditentukan pemenangnya. Kenapa calon tunggal? Bukankah banyak sekali di wilayah itu orang yang berpotens...

MENCEDERAI DEMOKRASI

Gambar
  Demokrasi cedera? Cedera itu jika berbentuk fisik. Demokrasi itu sebuah sistem dalam bernegara yang saat ini dianggap paling baik dalam bernegara. Paling baik bagi Negara Indonesia, atau bagi para pendukung demokrasi. Jika kemudian ada ungkapan mencederai demokrasi, itu artinya demokrasi menjadi tidak normal karena ada sesuatu tindakan yang membuat demokrasi cedera. Normalnya demokrasi itu kayak apa si? Jika semua pelaku politik dan rakyat berlaku jujur, baik dan sesuai aturan yang telah disepakati bersama dalam perebutan kekuasaan dan pemanfaatan kekuasaan, mungkin itu yang disebut demokrasi yang sesuai dengan pengusung demokrasi. Teori demokrasi itu pasti baik, karena dibikin oleh orang yang sadar dan waras dalam kondisi tidak berkepentingan dengan kekuasaan, dengan berangan-angan bahwa kekuasaan itu sebagai amanah yang harus dijalankan dengan baik tanpa memanfaatkan kekuasaan untuk kepentingan pribadi, keluarga dan golongannya. Dalam perebutan kekuasaan di dunia demokras...

JOKOWI MASIH MENANG

Gambar
Kemenangan Prabowo – Gibran dengan perolehan suara sampai 58% dari hasil quick count seperti sudah menjadi hasil final kalau paslon Prabowo – Gibran akan menjadi presiden dan wakil presiden periode 2024 -2029, meski masih ada upaya dari dua kubu yang kalah untuk menghambat jalannya. Pemilu-pemilu sebelumnya, belum pernah gugatan dari kubu yang kalah membuat calon presiden dengan perolehan suara terbanyak gagal dilantik menjadi presiden. Komunikasi politik yang kami baca di luar dari berbagai berita, sepertinya berbeda dengan komunikasi dan pertemuan para elite politik. Mereka bisa melihat kebawah pergerakan dan kecenderungan para voter terhadap kemungkinan-kemungkinan kedepan jika memilih berkeputusan dari alternatif-alternatif yang mereka ciptakan. Keputusan dengan berbagai pertimbangan untuk memanfaatkan dan mempertahankan kekuasaan. Pergerakan-pergerakan politik selalu menciptakan kejutan-kejutan baru. Para pengamat politik sering tidak tepat membaca dan terkecoh. Pengamatannya ...