ALAM MENEPUK KITA
djayim.com Alam serasa tidak bersahabat dan memposisikan kita harus waspada setiap saat. Saat musim penghujan, arus air yang melewati sungai-sungai, keruh, penuh sampah dan mengangkut lumpur dari bukit-bukit yang menggigil karena kulitnya terus mengelupas. Air yang lembut, bening, menyegarkan dan membawa kedamaian saat keluar dari mata air yang bersih, berubah menjadi sangat menakutkan ketika turun dari langit berjuta-juta kubik, bergerak cepat melibas semua yang dilewati. Tak pilih-pilih, batu, cadas, rumah, jalan, bukit, semua yang ada didepannya dibentur tak peduli apakah akan rusak atau tak apa-apa. Air dari langit itu seperti ingin segera cepat sampai ke laut. Seperti enggan berlama-lama bertahan di bukit-bukit, enggan berlama-lama di lembah-lembah, enggan berlama-lama pada tanah yang sudah semakin rapuh dan kotor. Manusia itu sebenarnya tahu, setiap hari bumi dan langit diracuni siang dan malam. Manusia itu sebenarnya tahu bahwa mengkhianati bumi yang telah be...