TENANG DALAM TAKUT
Perasaan takut dipunyai semua orang normal. Takut itu perasaan ngeri atau gentar terhadap sesuatu yang dianggap mendatangkan bahaya bagi dirinya atau yang berkaitan dengan dirinya. Takut juga bisa karena merasa jijik atau geli terhadap sesuatu. Perasaan takut ini membuat orang menjadi gelisah, berusaha menjauhi, menghindari dan atau timbul rasa ingin melenyapkan obyek penyebab rasa takut itu. Rasa gelisah dalam hati ini menyebabkan jiwanya tidak tenang dan mempengaruhi fisik raganya mengekspresikan kegelisahan. Rasa takut menyebabkan ketidaktenangan pada jiwa raga. Jika kita mendengar atau membaca sebuah ungkapan ‘tetap tenang nggak perlu takut’ pada sesuatu kondisi yang membuat ketakutan, dapatkah kita melakukannya? Ungkapan itu sejatinya hanya setetes embun untuk menghilangkan dahaga. Sadar setetes embun tidak mungkin menghilangkan dahaga, tetapi tetap saja diterima karena tidak merugikan, terasa sedikit bikin adem dan menolaknya pun hanya buang-buang energi, juga membua...