Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2025

KARBA

Gambar
Cerpen               Pagi yang masih dingin, gelap dan berat melambat. Kegelisahaan membuat menjadi tak nyaman, grungsang. “Istirahat atau tidur dulu Pak. Saya bikinkan kopi ya Pak?" “Ya. Tidak usah.” Pagi masih terlalu dingin untuk dinikmati. Bahkan suara nafaspun masih terdengar jelas dan dingin merambat dari jari-jari kaki. “Ini yang terakhir, Bu. Apapun yang terjadi, kita harus bertahan.” Istrinya diam. Sudah berapa puluh kali suaminya bilang, ‘ini yang terakhir’. Dan, Ia bersyukur jika memang benar. Dan, sanggupkah bertahan untuk lapar yang lama? “Kota terlalu keras untuk kita, bu. Keyakinan kita salah. Semua yang di kampung habis, tak tersisa. Sekarang harga diri kita juga sudah habis tak tersisa. Meski tak ada yang tahu, tapi aku malu. Malu sekali.” Istrinya diam, melepas nafas lewat hidung, melepas sesak pikiran dan bergegas ke kamar mandi. Dua anaknya sudah mulai bangun untuk siap-siap berangkat sekolah. Semua sudah disiapkan ...