Sabtu, 20 Mei 2017

menulis sajak lagi

pada malam yang tak sepenuhnya gelap dengan angin yang datang menyentuh
aku berdiri. tak juga tegap. memandang lurus dan melepas nafas dari kerongkongan yang agak kering.
aku robohkan tembok mulai berlumut yang dirikan dengan beberapa utas kata. agak setengah hati tenaga yang mengumpal di ujung kepal. perlahan menguat dan menjelmakan kekuatan dari seluruh penjuru badan.
terlalu berjiwa lemah membiarkan keindahan kata melintas di langit yang terus gempita.
aku belajar menulis sajak lagi.

1:14. 4.5.17

Tidak ada komentar:

Posting Komentar