Rabu, 05 Desember 2012

Rhoma Irama Nyalon Presiden

4 Desember 2012
Banyak hal yang mempengaruhi pikiran seseorang menjadi merasa ingin dan merasa mampu untuk memegang jabatan publik sekaligus jabatan politik. Kepercayaan yang timbul dari dalam dirinya, dukungan dari tokoh yang dianggap olehnya tokoh berpengaruh dan punya kekuasaan atau punya pengaruh yang kuat untuk menggerakkan masa, keinginan untuk ikut aktif berkompetisi politik, keinginan untuk menikmati kekuasaan, keinginan untuk mendapatkan materi dan (kemungkinan) keinginan untuk mendarma baktikan segala kemampuannya untuk kemajuan bangsa dan negara.
Manusiawi sekali jika banyak orang yang ingin menjadi presiden. Termasuk Rhoma Irama yang sering di panggil Bang Haji, menyatakan siap untuk dicalonkan menjadi Presiden pada tahun 2014. Apalagi katanya ada partai politik yang siap menjadi kendaraannya. Si Raja Dangdut ini pasti dikenal oleh jutaan orang di Indonesia. Sebagai penyanyi dan pencipta lagu yang telah mengangkat musik dangdut yang tadinya dianggap kampungan oleh sebagian kalangan menjadi musik yang paling banyak digemari. Dalam lirik-lirik lagu yang diciptkannya banyak mengandung nilai moral islami. Ada kolaburasi antara nada dan dakwah, seperti salah satu judul film yang dibintanginya, ada ajakan untuk perbaikan dan tentu banyak nada-nada cinta yang mendayu-dayu romantis. Banyak fans berat Rhoma yang tersebar di seluruh Indonesia atau bahkan di seluruh dunia mungkin.
Tentang kapabilitas Rhoma untuk menjadi Presiden, kita tidak tahu persis. Sejauh ini Bang Haji telah sukses memimpin kelompok musikdangdut-nya, Soneta, terus solid bertahan sampai sekarang dari tahun 70an. Tentu lain menjadi pemimpin sebuah kelompok musik dengan presiden, tapi setidaknya itu bisa menjadi ukuran kecil tentang bagaimana memimpin sekelompok orang agar selalu kompak dan saling mendukung. Keberhasilan dalam Soneta-nya bukan berarti akan berhasil dalam memimpin organisasi yang lain, apalagi menjadi acuan jika jadi presiden. Wajar jika ada yang meragukan. Tapi menurut saya, dengan modal jujur dan tegas, tepat dalam memilih pembantunya, tidak terpengaruh untuk bertindak melanggar hukum, maka dukungan rakyat akan menjadikan kekuasaan disegani dan dihormati..
Kita bisa saja berasumsi, jika seluruh pecinta dangdutnya Bang Haji, fans-nya Soneta, sembilanpuluh prosen memilihnya, tentu menjadi sebuah angka yang lumayan banyak untuk bersaing dengan calon lain. Penggemar dangdut pada umumnya mengenal musiknya Bang Haji dengan Soneta Group-nya. Dan dangdut menjadi musik yang paling banyak digemari diseluruh Indonesia. Lewat jalur itulah mungkin Bang Haji mau mengumpulkan suaranya. Ditambah pemilih Islam, karena Bang Haji merasa menjadi salah satu icon Islam yang punya popularitas tinggi.
Kita lihat, apakah Si Raja Dangdut serius mencalonkan diri menjadi presiden dan tercapai syahwat politiknya atau hanya sekedar meramaikan jelang pemilu 2014 nanti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar