Jumat, 04 Januari 2013

berubah arah


Merubah arah secara mendadak pasti akan membuat kaget segala sesuatu yang ada di sekitarnya atau segala sesuatu yang berhubungan, baik langsung maupun tidak. Akibat dari itu bisa positif bisa negatif. Di jalan raya, seorang pengendara yang tiba-tiba merubah arah kendaraannya bisa mengakibatkan kecelakaan fatal yang mengakibatkan pengendara lain celaka atau mungkin Ia berubah arah karena untuk menyelamatkan dirinya dan orang lain. Pada sebuah organisasi, perubahan arah keputusan dan pikiran dari kesepakatan yang telah disepakati dan dimusyawarahkan sebelumnya, akan mengakibatkan kekacauan komunikasi dan ketidakteraturan jalannya roda organisasi atau bisa juga berakibat baik karena keputusan itu tepat pada saat yang memang diperlukan untuk begitu. Pada permainan sepakbola, pemain yang membawa bola merubah arah lari dengan tiba-tiba tanpa disangka oleh pemain lawan bisa berakibat baik pada dirinya atau bisa terjadi benturan yang tak disangka sebelumnya. Juga pada permainan-permainan lain, seperti Basket, Futsal, etc.
Membuat ‘perubahan arah’ untuk hasil yang positif memerlukan insting dan pemikiran yang cepat akurat cermat. Perubahan karena tersentak kena imbas dari orang lain yang berubah arah juga memerlukan kecepatan berpikir dan berkeputusan. Jika keputusan itu terlambat dan tidak tepat waktu, bisa mengakibatkan celaka. Perubahan arah mendadak kadang diperlukan untuk sebuah keadaan tertentu atau malah sengaja diadakan perubahan arah mendadak memerlukan keberanian dan perhitungan yang jeli dengan cepat. Ada resiko memang dengan perubahan arah yang disengaja untuk mendapatkan hasil positif yang optimal. Tak perlu risau dengan resiko, karena setiap keputusan, ya atau tidak, tetap ada resiko.
Didalam politik, jika mau berubah arah lakukan secara diam-diam. Karena lawan politik siap memanfaatkan setiap moment yang muncul.
Pada permainan catur, perubahan arah secara tiba-tiba atau tidak, si lawan tidak akan tahu, karena hanya si pelaku yang tahu perubahan arah itu.
Pada pacuan kuda, perubahan arah ada ketergantungan pada si kuda, karena belum tentu si kuda mau berubah arah sesuai dengan keinginan jokinya.
dan pada pada yang lain..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar