Rabu, 12 November 2014

haus gol



Saya kerap mendengar kalimat ‘penyerang haus gol’ pada pemberitaan sepak bola, dan selalu berpikir apakah kalimat itu tepat untuk menyampaikan kabar tersebut. Kata haus secara harfiah berarti berasa kering di kerongkongan dan ingin minum. Jika diterapkan pada kata ‘penyerang haus gol’ mungkin bisa dimaksudkan; penyerang yang selalu ingin membuat gol. Pada kontek kalimat ini, penyerang yang disebut ‘haus gol’ adalah penyerang yang sering memuat gol dalam kondisi dan posisi apapun. Ia bisa berkleit dari hadangan lawan dan mencari ruang untuk membuat gol dengan tendangan yang spektakuler dan sulit diduga lawan juga oleh penjaga gawang. 

Berkaitan dengan kata ‘haus gol’ ini, seperti hanya si penyerang itulah yang haus gol. Padahal di lapangan, setiap pemain merasa haus untuk menciptakan gol, bahkan seorang kiper pun. Apakah seorang yang pandai membuat gol dalam situasi dan kondisi apapun bisa disebut ‘haus gol’?. Mungkin kata haus gol akan lebih tepat jika digantikan kata lain seperti ‘bomber mematikan’ yang juga sering dipakai dalam pemberitaan. 

Sebuah kalimat yang sudah kadung membumi akan menjadi kalimat yang terus dipakai meski kata atau kalimat tersebut tidak tepat.    
Ada banyak lagi kalimat semacam itu...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar