Senin, 25 Juli 2016

bersadar sampah

papan larangan yang pemasangannya
dipaku di pohon hidup.
Pernah melihat atau membaca tulisan semacam teguran, peringatan atau saran tentang sampah? Jika iya, berarti ada seseorang / sejumlah orang yang memperlakukan atau membuang sampah yang tidak pada semestinya yang mengakibatkan kondisi setempat tidak nyaman dan terjadi polusi. Dan, pasti ada orang atau sekelompok orang yang peduli dengan lingkungan dan menginginkan lingkungan yang aman dari polusi. Sangat bersyukur jika masih ada orang yang peduli dengan lingkungan ( alam ) dan mengajak untuk selalu bijak memperlakukan alam. Sangat disayangkan juga ketika papan bertuliskan larangan, saran atau anjuran, di paku pada pohon yang masih hidup (seperti pada gambar).

Sampah anorganik menjadi hal sangat mengganggu dan sangat berpotensi merusak alam, memotong rantai kehidupan dan pasti akan berpengaruh pada makhluk hidup penghuni bumi.  Olahan bahan baku dan bahan kimia dipadukan menjadi benda yang merusak alam, menghasilkan limbah, meracuni kehidupan dan mengotori bumi.

Sampah menjadi masalah di dunia yang terus maju dan modern. Setiap hari jutaan kubik barang calon sampah di pabrik-pabrik yang memperkerjakan orang-orang yang memerlukan uang untuk biaya hidup yang terus menuntut untuk dipenuhi setiap saat. Produksi barang-barang yang tak begitu perlu bagi kehidupan dan bukan kebutuhan  primer pun, terus diproduksi, setiap hari, tujuh hari dalam seminggu, duapuluh empat jam dalam sehari. Mainan anak-anak yang sekali jatuh rusak, bahan-bahan aksesoris yang sekali pakai, barang dari bahan plastik yang memerlukan ratusan tahun untuk lapuk, terus menerus di bikin demi untuk menghasilkan uang sebanyak mungkin.

Perilaku orang-orang yang tidak sadar dan tidak mau tahu bagaiamana mengelola sampah dan mengelola lingkungan alam sekitar masih lebih banyak daripada orang yang sadar. Seolah mereka menganggap seluruh permukaan bumi sebagai tempat sampah yang siap menampung sisa-sisa keperluannya.
Di setiap bekas kerumunan, di lapangan, di alun-alun, di tempat pertunjukan, pasti menyisakan sampah seusai acara.
!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar