PERJALANAN ITU SELALU
karena perjalanan itu selalu ada tak berhenti menjaga saja agar tenaga memberi nafas pada hati, melaju melewati sesuatu tanpa bekas tapak atau banyak bekas memberi arah dan pertanda dan huruf-huruf yang bisa terlihat bisa sama sekali tak nampak, mata hati bisa melihat?. tepian itu hanya pengingat, semua bisa membiarkan, semua bisa mengabaikan arah itu bagi yang mau, bagi yang mengerti, bagi yang tak terbebani bisa juga membaca arah burung terbang, atau arah awan berarak pergi menepi langit. ketika senyum dan tawa kanan kiri mencanda, menawari untuk sejenak berhenti, mengikat demi sedikit sampai berhenti, terlena. ”pakaian dan makananmu tak pantas dan tak cukup, berhentilah sejenak, ini di sini nikmati bersama kami. kami bisa bernyanyi, bisa menari.” mendayu, merayu, menyanyi lagu riang, ringan, berjejer sepanjang tepian. berwarna-warni merayu rasa. “kau akan sampai juga. tak perlulah tergesa. senja pasti datang tak perlu diburu...