Jalan
19 Nopember 2012 Ketika pagi-pagi aku berangkat kerja, jalan utama desaku yang rencananya mau diaspal sepanjang dua kilometer, Sompok Kalipucung sampai tugu Gumelar, keadaanya masih bertebaran kerikil kecil bercampur pasir sebagai dasar pengaspalan, berserakan membuat para pengendara motor ekstra hati-hati jika melewat agar tak terpeleset. Keadaan yang seingat saya hampir dua bulan. Sesuatu yang bikin jengkel dan timbul pesimistis, ‘jadi diaspal nggak ini?’. Dan saat aku pulang kerja, jam 20.15, separuh rencana pengaspalan sudah jadi dan rapi. Teknologi telah menciptakan peralatan yang membuat semua kerjaan menjadi cepat selesai. Aku menarik gas motorku menikmati jalan aspal hotmix baru yang menggiurkan dan sepertinya sangat sayang jika tak berlari. Sesampai di ujung aspal baru, roda motorku kembali menapaki jalan aspal lama yang berlubang dan rusak sepanjang ruas. Jalan utama desaku yang telah lama rusak, yang telah lama sekali tak pernah diperbaiki. Di rumah, saat mandi agar tidur...