Postingan

Jalan

19 Nopember 2012 Ketika pagi-pagi aku berangkat kerja, jalan utama desaku yang rencananya mau diaspal sepanjang dua kilometer, Sompok Kalipucung sampai tugu Gumelar, keadaanya masih bertebaran kerikil kecil bercampur pasir sebagai dasar pengaspalan, berserakan membuat para pengendara motor ekstra hati-hati jika melewat agar tak terpeleset. Keadaan yang seingat saya hampir dua bulan. Sesuatu yang bikin jengkel dan timbul pesimistis, ‘jadi diaspal nggak ini?’. Dan saat aku pulang kerja, jam 20.15, separuh rencana pengaspalan sudah jadi dan rapi. Teknologi telah menciptakan peralatan yang membuat semua kerjaan menjadi cepat selesai. Aku menarik gas motorku menikmati jalan aspal hotmix baru yang menggiurkan dan sepertinya sangat sayang jika tak berlari. Sesampai di ujung aspal baru, roda motorku kembali menapaki jalan aspal lama yang berlubang dan rusak sepanjang ruas. Jalan utama desaku yang telah lama rusak, yang telah lama sekali tak pernah diperbaiki. Di rumah, saat mandi agar tidur...

HARLEY DAVIDSON MELEWAT

PENGARUH TEGAKAN HUTAN PINUS TERHADAP TATA AIR

Gambar
E djayim.com Pinus ( Pinus merkusii ) adalah pohon yang memerlukan air cukup banyak sekitar 1500 mm air diuapkan oleh transpirasi pinus. banyak yang menganggap hal tersebut dapat mengakibatkan kekeringan di daerah arilan sungai. contoh nyata pinus yang di tanam di daerah garut menumbulkan komplen dari masyarakat karena air tersedia dari mata air berkurang. benarkan pinus penyebabnya? Setelah diilakukan penelitian mengenai hal tersebut, ternyata tidak benar pernyataan bahwa pinus mengakibatkan kekurangan air tersedia bagi masyarakat sekitar hutan. faktanya walau pun pinus membutuhkan air yang cukup tinggi namun dengan adanya akar pinus mengakibatkan tegangan di sekitar akar pinus tinggi, sehingga mengakibarkan air yang diserap oleh tanah menjadi cukup besar. hal tersebut dapat berkolerasi positif (debit air pada daerah aliran sungani menjadi stabil)terhadap Daerah Aliran Sungai hal ini karena air hujan dapat terinfiltrasi dalam tanah cukup banyak sehingga aliran air permu...

MENGGUGAT DAHLAN ISKAN

Senin 12 Nopember 2012 Anggota DPR yang nama-namanya diserahkan oleh mentri BUMN, Dahlan Iskan, ke Badan Kehormatan (BK) DPR terkait dugaan pemerasaan terhadap BUMN, yang sementara namanya bocor ke publik merasa dirugikan dan sebagian diantaranya berencana menggugat. Jika hal itu dilakukan oleh para anggota Dewan tersebut, tentu Dahlan Iskan sudah punya data dan bukti yang cukup kenapa Ia memutuskan untuk melakukan hal tersebut. Sebuah upaya yang cukup berani dengan ‘keadaan’ politik Indonesia yang tak terbaca dan carut marut.  Lembaga DPR, sebuah lembaga yang terhormat, tentu para anggotanya juga merasa terhormat dan orang terhormat tentu merasa tidak semua orang bisa semena-mena mencoreng kehormatannya Sudah pasti anggota DPR itu akan membela diri sekuat tenaga dan sekuat daya yang dimiliki. Tentu, Pak Dahlan juga tak ceroboh melakukan itu. Dan, akan ada pertarungan sengit di panggung politik Indonesia, karena terkait payung partai tempat mereka berada dibawahnya. Partai-partai ...

BANYUMAS NYOBLOS MANING

San Djayim Ketika saya melihat poster-poster atau banner bergambar foto seseorang yang memperkenalkan dirinya, secara eksplisit maupun implisit, untuk siap dipilih menjadi Bupati atau Wakil Bupati, Kabupaten Banyumas tahun 2013-2018, saya jadi berpikir, apa yang diharapkan mereka dengan menjadi Bupati? Jika mereka ditanya satu persatu, tentu jawabannya satu sama lain akan mirip-mirip; ingin mendarmabaktikan tenaga dan pikiran untuk kesejahteraan dan kemajuan Banyumas. Kira-kira garis besarnya begitu, tentu dengan nada, cara bicara dan susunan kalimat yang berbeda. Takkan mungkin ada calon bupati atau yang mencalonkan dirinya jadi bupati berterus terang kalau keinginannya jadi bupati karena akan menjadi kebanggaan keluarga, akan dihormati, duitnya banyak, prestise, gengsi, dan sebagainya yang berkaitan dengan kebanggaan dan penghasilan. Pun jika ada yang berani jujur begitu, lebih banyak kemungkinan ditinggal oleh pemilih dibandingkan dengan orang yang bisa menyembunyikan keinginan...

KARTU HITAM, LEMBARAN HITAM BULUTANGKIS INDONESIA

Kalah dengan kepala tegak, begitu biasanya kita mengucapkan kata pelipur kekecewaan jika kalah dalam suatu pertandingan yang telah dilakukan dengan sepenuh daya upaya. Penghormatan akan tetap ada meski jauh dari penghormatan yang diterima  jika menang dengan heroik. Dan jika kalah atau dinyatakan kalah dengan cara di diskualifikasi karena mencederai ‘sportifitas’ yang diusung  tinggi-tinggi dalam olahraga, maka bersiaplah untuk menerima kecaman dan berbagai ucapan tak enak sampai semua bosan membicarakannya. Bahkan hal semacam itu tetap saja di catat dalam sejarah dan akan di ungkap dan dibicarakan lagi jika even dan atau kejadian semacam itu terjadi lagi. Greysia Polii dan Meliana Jauhari tentu menjadi orang yang paling menyesali kejadian itu. “Kami dilatih oleh senior-senior yang sudah punya pengalaman mendunia, kami siap untuk kalah. Namun kami tidak siap dituduh curang” ujar Meiliana mengekspresikan bentuk kekecewaanya atas kejadian ini. Kekecewaan itu tentu juga dirasa...

KARISMA

Solehan Djayim. Karisma sering sering dijadikan seseorang atau sekelompok orang untuk menarik simpati untuk berkumpul dan berserikat untuk memperolah tujuan-tujuan yang bersama-sama di susun untuk kepentingan mereka. Karisma seorang yang kuat sanggup membuat ucapan dan tingkah lakunya dipercayai dan ditiru layaknya nabi di sebuah agama. Seseorang yang sanggup menyusupkan karisma kepada orang atau sekelompok orang, sering membuat orang itu menjadi tunduk dan ‘terhipnotis’ menurut segala apa yang diucapkan oleh orang yang mempunyai karisma tersebut. Kata-katanya menjadi sebuah ajaran baru, di kembangbiakan dan disangkut pautkan dengan teori-teori lain. Kata-kata yang mungkin keluar tanpa dipikirkan dan keluar spontanitas, bisa saja diingat-ingat dan dicatat untuk kemudian dibukukan yang di kemudian hari bisa menjadi referensi bagi para pengikutnya. Segala tingkahnya bisa menjadi tren dan bisa saja dianggap sebagai pola laku yang harus ditiru dan terus ditiru. Bahkan, jika si empun...