anjing 3
Di sebuah garasi, seekor anjing hitam melongo kelelahan, pandangan matanya kosong, “Mengapa?” “Saya capai, apapun saya lakukan agar mereka senang, tapi…” “Kamu nggak ikhlas melakukannya, makanya muncul kata ‘tapi’ di hatimu” “Kalau saya ngomong, semua yang saya kerjakan ikhlas, berarti saya munafik.” “Setidaknya kamu harus bisa menikmati, jika tak bisa merasa ikhlas.” “Menikmati caraku?” “Ya. Sebelum kamu bisa menikmati hasilnya.” “Entah kapan itu, dan juga entah akan dapat atau tidak. Terasa capai, mengorbankan kesenangan, menggongong sana-sini, bersikap lucu, bersikap menggemaskan, berusaha cerdas, agar mereka senang dan tertawa.” “Itu jalanmu. Atau kau ingin jadi anjing liar pemburu di hutan, bebas tak ada yang ngatur dan nyuruh. Dan kau harus siap tidur di hutan belantara yang dingin, hujan, dan banyak binatang lain yang siap saling terkam.” Anjing hitam terdiam, agak lama. Dan ujug-ujug menggonggong agak panjang dan suaranya patah. Matanya sedikit berair, ...