Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

PERJALANAN ITU SELALU

karena perjalanan itu selalu ada tak berhenti menjaga saja agar tenaga memberi nafas pada hati,  melaju melewati sesuatu tanpa bekas tapak atau banyak bekas  memberi arah dan pertanda dan huruf-huruf yang bisa terlihat  bisa sama sekali tak nampak,  mata hati bisa melihat?. tepian itu hanya pengingat, semua bisa membiarkan, semua bisa mengabaikan arah itu bagi yang mau, bagi yang mengerti, bagi yang tak terbebani bisa juga membaca arah burung terbang,  atau arah awan berarak pergi menepi langit. ketika senyum dan tawa kanan kiri mencanda,  menawari untuk sejenak berhenti, mengikat demi sedikit sampai berhenti, terlena. ”pakaian dan makananmu tak pantas dan tak cukup, berhentilah sejenak, ini di sini nikmati bersama kami. kami bisa bernyanyi, bisa menari.” mendayu, merayu, menyanyi lagu riang, ringan, berjejer sepanjang tepian. berwarna-warni merayu rasa. “kau akan sampai juga. tak perlulah tergesa. senja pasti datang tak perlu diburu...

BULU-BULU YANG LEPAS DIAJAK TERBANG

Gambar
djayim.com   sebuah cerpen Lelaki itu bangkit perlahan dari tidurnya yang kurang pulas. Hampir seperti merangkak, Ia menghembuskan nafasnya dengan berat hendak membuang malas yang melingkari seluruh tubuhnya. Sebentar Ia hafalkan lafal yang telah diajarkan gurunya agar tidak salah dan lupa. Malam baginya telah menjadi ruang dan waktu yang cocok untuk memohon. Memohon pada penguasa alam semesta yang Ia anggap bisa memberi apa yang dipintanya. Berbagai dan beribu persyaratan yang dibebankan terus dipenuhi meski sudah merasakan kejenuhan karena ada saja yang kurang dan, kadang tak masuk akal seperti diada-adakan. Lorong jalannya telah terus dilalui dan tak banyak orang memahami. “Kamu harus percaya. Yakin. Jangan ragu dan tak perlu mendengarkan orang lain, karena itu merupakan ujian, apakah kamu akan kuat atau kau malah akan mengingkari jalan yang telah dirintis menuju pintu gerbang kesuksesan yang kau tak pernah bayangkan sebelumnya. Sebuah sukses besar.” Kalimat itu selalu t...

KENAPA SENJATA

Gambar
djayim.com Kita sering mendengar berita tentang uji coba bom nuklir yang katanya kekuatannya berpuluhkali lipat dari bom yang menghancurkan kota Hiroshima dan Nagasaki pada perang dunia II yang membuat Jepang menyerah kalah tanpa syarat. Korea Utara negara yang tertutup,  sering kali berbangga memberitakan tentan uji coba senjata nuklirnya. ”Uji bom hidrogen yang diperintahkan oleh pemimpin Kim Jong-un adalah kesuksesan sempurna dan merupakan langkah bermakna dalam menyelesaikan program senjata nuklir negara,” kata pemerintah Korut dalam sebuah pernyataan yang dilansir Reuters pada bulan september 2017 yang lalu. Konon, senjata nuklir itu mampu menjangkau seluruh dataran benua Amerika. Tak mau kalah gertak, AS pun berujar, “Senjata nuklir Pentagon akan menyerang Pyongyang jika rezim Kim Jong-un terus mengancam Washington dan sekutu-sekutunya.” Nampaknya, Kim Jong-un, pemimpin Korea Utara itu mau menunjukan kalau negaranya tak sudi untuk tunduk pada kemauan Amerika yang in...

BUDAYA POP

Gambar
djayim.com Budaya pop atau budaya populer berjalan sangat cepat dan penuh kreatifitas yang tak terduga. Bergerak terus dan selalu muncul hal-hal baru yang mengejutkan. Kemunculannya yang sering tak terduga dan  jenisnya yang sering diluar dugaan itu menjadikan kita ‘tersadar’ ternyata hal yang dianggap sepele bisa menjadi sebuah trend pada kalangan tertentu atau bahkan pada semua kalangan. Gangnam style, budaya pop korea selatan, sebuah kegiatan yang menurut saya sebuah kegilaan, menjadi virus yang menular hampir ke seluruh penjuru dunia. Suatu bentuk pelepasan kepenatan pada saat tertentu dengan melupakan semua kegiatan yang sedang dilakukan dengan menari sesukanya, tanpa bentuk, super cuek, tak teratur bahkan cenderung norak, itu dianggap sesuatu yang mengasyikan sehingga banyak orang yang ikut meniru dan melakukan dengan tambahan kreasi menurut kesukaannya sendiri. Sebuah ekspresi tanpa batas. Seperti itulah budaya pop. Tumbuh dari tempat yang tak perlu dipersiapkan seca...

PENGACARA KONTROVERSIAL

Gambar
djayim. Pengacara, advokat, lawyer adalah pembela secara hukum bagi orang yang disangkakan bersalah atas sebuah perbuatan yang melanggar hukum di suatu negara, baik hukum pidana maupun perdata. Ada pengacara yang sukarela tanpa perlu dibayar membela kliennya dengan segala pertimbangan kemanusiaan dan kebanyakan pengacara membela karena dibayar. Pengacara tidak bisa menghapus sebuah kesalahan yang telah dilakukan kliennya. Ia hanya bisa mengawal agar sebuah perbuatan yang dilakukan kliennya yang diduga atau disangkakan, berjalan dalam koridor hukum yang berlaku dan berusaha semaksimal mungkin untuk mengurangi  ancaman hukuman yang diancamkan pada kliennya. Hal-hal detail peraturan dan undang-undang yang berlaku dan segala kelengkapan alat-alat hukum, dijadikan sebagai bahan untuk menolak ancaman hukuman. Keterkaitan peristiwa, alat bukti dan alibi di ramu sedemikian rupa sehingga tuntutan jaksa menjadi seperti kurang dan membuat hakim berkeputusan seperti keinginan pengacara...

PILIHAN KETUA RW

Gambar
calon ketua RW berangkat ke TPS bersama-sama   djayim.com Jadi ketua itu amanah. Tanggungjawab dunia akherat, harus siap dikritik dan dicemooh jika melakukan kesalahan, meski tidak disengaja. Ketua dalam sebuah kelompok masyarakat level bawah seperti Rukun Tetangga ( RT ) atau Rukun Warga ( R W ) menjadi sebuah jabatan yang sering kali dihindari oleh penduduk setempat. Penghindaran ini karena jabatan ini sebuah pengabdian tanpa gaji setiap bulannya. Jika pun ada, hanya sekedar uang jajan yang jika diperbandingkan dengan jerih payah yang harus dilakukan, sangat jauh dari sekedar pantas. Karena tidak ada ongkos material atau finansial-lah, jabatan ini dihindari. Tapi, pemilihan seorang ketua RT atau RW yang banyak orang tak ingin menjabatnya, tetap saja menjadi hal yang menarik dalam “pesta demokrasi” rapat umum pemilihan ketua RW. panggung calon ketua RW dan aparat desa yang hadir Di lingkungan RW-ku, pemilihan ketua RW dibikin seperti pemilihan kepala desa. Ada pani...

MASJID DI PINGGIR KOTA

Gambar
djayim.com sebuah  Cerpen.   Langkah Kakek Ma’ruf  ke masjid menjadi lebih bergairah. Meski sebelumnya juga selalu tanpa beban jika menuju masjid. Senyumnya pun lebih sumringah dan cerah. “Semoga mereka benar-benar mendengarkan dan menjalani perintah Allah,” doa Kakek Ma’ruf setiap seusai sholat. Semoga kejadian yang menyengsarakan ini dapat menjadi jembatan bagi mereka untuk lebih dekat lagi kepada Allah. Suaranya yang sudah lemah dan parau saat mengumandangkan adzan dalam dua tiga hari ini agak jarang terdengar. Bukan karena Ia tak mau lagi menyuarakan adzan, itu karena setiap waktu sholat tiba sudah ada orang yang siap mengumandangkan adzan. Tidak seperti sebelumnya, hanya Ia dan dua anak muridnya  - yang lebih sering telat ke masjid- yang biasanya bergantian. Murid yang kadang melanggar ajaran gurunya tanpa beban. Masjid lumayan besar itu dibangun oleh seorang pejabat putra daerah. Waktu masih baru, cukup banyak orang yang datang beribadah dan mengaji....

kereta sore

dua garis baja di bawah itu, sudah berpuluh kali mengantarku. juga ribuan yang lain. di kanan kiri, sepanjang yang terlewati. tertera banyak sekali cerita di musim penghujan ini, para petani sudah turun ke sawah, bercengkerama dengan air dan tanah. dengan lumpur berbau harum daun-daun busuk yang menyegarkan. keringat yang luluh bersama air hujan, tak membekas di baju. caping yang dipakai, tak cukup mampu menjaga kulit kepala dan  rambut agar tetap kering. langit yang berair dan angin yang membuat jarum-jarum hujan turun miring, membuat mereka tak tahu waktu, kapan harus pulang, untuk menyiapkan makan malam. memberi makan kambing, mengandangkan ayam dan itik. menutup jendela, menyalakan lampu di ruang tengah. karena, anaknya yang masih sekolah belum pulang. karena yang sudah lulus sekolah telah lama di kota, tak mau jadi mau petani seperti ayah ibunya. karena menjadi petani susah untuk menjadi kaya. di gerbong-gerbong eksekutif, para juragan menghitung modal dan untu...

BONEKA KUCING

Gambar
djayim.com Bulu-bulu lembutnya sudah kusut, warna coklatnya tak lagi cerah seperti ketika baru beli. Meski Mida menyadari hal itu, Ia tak pernah berpikir untuk beli penggantinya. Berbagai peristiwa dalam arungan hidupnya di lalui bersamanya, boneka kucing. Saksi yang sanggup menyimpan seluruh peristiwa yang Mida tak ingin orang lain tahu. Saksi dan juga teman yang sanggup bercerita apa saja jika Mida mau. Bisa menghibur, bisa diajak bercanda, ngrumpi, tanpa terbebani pamrih.             Mida tak ingat betul wajah orang yang membelikan boneka kucing itu. Yang Ia ingat, Ia harus memanggilnya Oom. Katanya orang itu sepupu ayah Mida. Sepupu dari silsilah mana, Mida tak tahu pasti, sedang ayahnya saja Ia tak pernah tahu. Waktu itu Mida kelas lima esde mau naik ke kelas enam. Tapi Mida tak ingat betul, apa sudah kelas enam atau baru kelas empat. Mida tak ingat betul. Atau mungkin sudah esempe. Samar. Mida paling tak suka kalau har...